Entries Tagged as ‘Uncategorized’

October 29, 2007

Kampung Ndeso Masuk Kompas

Informasinya sudah sejak Kamis lalu. Kakakku yang di Jakarta SMS ngasih tau kalau kampung kami yang ndeso itu masuk Kompas. Aku cek, walah, ternyata benar.
Wartawannya teman sendiri, Faiq, yang ngepos di Bandung sekarang tapi teman sejak masih SMA. Sangat mungkin dia ambil foto pas main ke kampungku Lebaran lalu. Maklum, dia tetangga kampung dan sama [...]

August 8, 2007

Sekilas Peta Media Cetak di Bali

Tulisan ini adalah sebagian hasil “riset kecil”, -saya sebut kecil karena lebih banyak pakai sumber sekunder daripada sumber primer-, pada Maret 2007 lalu. Ada beberapa perubahan, terutama tentang lahirnya kembali Koran Bali yang sempat mati. Riset saya lakukan untuk membantu Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP) Jakarta yang akan menerbitkan buku tentang peta kepemilikan media [...]

July 28, 2007

Satu Langkah, Satu Kemajuan

Setelah hanya rencana dan rencana, akhirnya sesuatu sudah dilakukan. -cailah, gawat sajan nok-. Hari ini ketemuan dengan beberapa blogger Bali sudah dilakukan. Ini masih rintisan, makanya hanya beberapa orang yang diundang. Idenya sih ya karena memang makin banyak blogger di Bali dan belum ada komunitasnya. Juga karena usul dari beberapa blogger.
Blogger yang datang sore tadi [...]

June 1, 2007

Kepala Garuda Bisa Jadi Penanda

Pas lagi duduk di ruang tamu sama istri, aku melihat tas handphone di stang sepeda Bani, anak kami. Di tas kecil dari kain itu aku lihat gambar gajah. Aku langsung tahu kalau tas itu dari Thailand. Eh, ternyata bener.
“Itu untuk pemred. Kalau untuk yang lain cukup pembatas buku,” kata Lode, istriku. Tas itu diberi Ike [...]

December 10, 2006

Perempuan di Sarang Penasun [5]

***
Prosentase HIV/AIDS di kalangan penasun dibanding kelompok berisiko tinggi lain memang lebih tinggi. Per April lalu dari 984 orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Bali, 453 orang dari kalangan penasun, hampir separuhnya. Sisanya dari kalangan heteroseks (355 orang) dan homoseks (84 orang). Sebagai bandingan, pada Maret 2005 lalu, ada 321 penasun dari 635 ODHA. Sisanya, 175 [...]

December 9, 2006

Perempuan di Sarang Penasun [4]

***
Yayasan Hatihati kemudian mengintervensi perilaku ini dengan membagi jarum suntik steril ke penasun. Lima relawan NEP saat itu membagi jarum steril di beberapa kawasan nongkrong penasun seperti Kampung Flores dan Sudirman Denpasar serta Jl Nakula dan Jl Poppies Kuta. Selain membagi jarum, intervensi juga dilakukan untuk mengubah perilaku junkie, bahasa lain penasun. Selain agar [...]

December 8, 2006

Perempuan di Sarang Penasun [3]

***
Cecep dan Yeni termasuk dari 77,3 persen penasun yang suka berbagi jarum suntik di Bali saat itu. Perilaku ini rentan menularkan HIV. Data itu ditemukan Made Setiawan dan aktivis penanggulangan HIV/AIDS lainnya melalui survei singkat pada 34 penasun di Kuta dan Denpasar. Merespon temuan itu, Setiawan dan teman-temannya mendirikan Yayasan Hatihati pada 10 Desember 1998 [...]

December 7, 2006

Perempuan di Sarang Penasun [2]

***
Masuknya HIV ke tubuh Yeni berawal dari perilakunya saat pakaw, bahasa slang pakai heroin. Dia pakaw sejak 1994, ketika rumah tangganya dengan pensiunan insinyur warga Italia bermasalah. “Dia terlalu posesif,” katanya. Semua kebutuhan materi Yeni terpenuhi termasuk rumah dan mobil. “Tapi aku tidak bahagia. Seperti burung dalam sangkar emas,” tambahnya. Yeni tertawa pelan.
Ketika akhirnya cerai [...]

December 6, 2006

Perempuan di Sarang Penasun [1]

-tulisan terpanjangku. :)) dibuat atas beasiswa liputan dari LP3Y utk bikin liputan ttg HIV/AIDS. sebagian dimuat di Playboy Indonesia Desember ini-
Perempuan di Sarang Penasun
Jarum berbungkus plastik itu berpindah cepat. Yeni, 37 tahun, mengeluarkannya dari tas. Menggenggam lalu memberikannya pada Cecep, 49 tahun. Tanpa melihat kanan kiri, Cecep memasukkan jarum ke saku celana jeansnya. Yeni mencatat.
“Makasih, [...]

December 3, 2006

Aku Tak Mau Hidup Diatur Waktu

Tes lamaran kerja pun dilakukan. Ada tes tulis: identitas diri, sifat, motivasi, dan manajemen konflik. Ya, kurang lebih gitulah. Selesai tes tulis dilanjut tes wawancara.
Ketika ada iklan lowongan TV lokal di salah satu koran, dari awal aku sebenarnya males ikut nglamar. Kerja kantoran, terikat, tiap hari masuk kantor. Ah, rasanya aku memang bener2 ga siap [...]