Monthly Archives: April 2003

Tuna Kuning Made In Bali

Satu dari dua tempat pembudidayaan tuna sirip kuning di dunia dibuka di Bali. Tempat belum siap, calon induk belum didapat.

Selasa pekan lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri meresmikan fasilitas riset pembenihan dan pembudidayaan tuna di Bali. Fasilitas ini merupakan tempat pembenihan dan pembudidayaan kedua di dunia setelah di Panama. Tuna yang dikembangkan jenis tuna sirip kuning (Thunnus albacares). Di pasaran lebih dikenal dengan nama Yellow Fin Tuna.

Tuna sirip kuning sendiri merupakan salah satu jenis tuna yang banyak disukai masyarakat Jepang. Jenis ini memiliki ukuran 60 cm sampai 200 cm dengan berat ketika besar antara 80 kg hingga 180 kg. Secara fisik bentuk tubuhnya mirip gelondong dengan warna biru metalik pada bagian belakang, warna ekor putih keperakan, mata kecil dan bentuk tubuh yang ramping, dan dikenal dengan sirip dada yang panjang. Jenis lain tuna yang sering dikonsumsi adalah tuna sirip biru (Thunnus maccoyii) yang di pasar dikenal dengan nama Blue Fin Tuna dan tuna mata besar (Scombridae Thunnus obesus).

Continue reading

Leave a comment

Filed under Kliping

Ngurah Rai Sibuk Antisipasi

Bandara Ngurah Rai Tuban, Kuta, Bali mengantisipasi penyebaran SARS.

Satu per satu penumpang Singapura Airlines SQ 142 disalami Kepala Cabang PT Persero Angkasa Pura I IGM Dhordy, Kepala Cabang Imigrasi Bandara Ngurah Rai I Gede Widhiarta, dan Kepala Seksi Karantina Kesehatan Bandara Ngurah Rai I Wayan Subagia. Jumat siang itu ketiganya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Bandara Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Bali untuk mengantisipasi penyebaran sindrom pernafasan sangat akut (SARS). Selesai disalami ketiga petinggi bandara tersebut, para penumpang pesawat Singapura – Denpasar itu diberi kartu kewaspadaan dini berwarna kuning muda. Dua petugas dari Seksi Karantina Kesehatan Bandara Ngurah Rai memberikannya kepada dua penumpang first class, sembilan penumpang bisnis, dan 219 penumpang kelas ekonomi pesawat yang mendarat pukul 12.11 wita tersebut.

Sidak siang itu dilakukan sebagai salah satu bentuk antisipasi penyebaran SARS di Bali. Penyebaran kartu kewaspadaan hanya salah satu bentuk. Kartu itu berisi peringatan agar penumpang yang mengalami gejala-gejala SARS harus melapor ke dokter bandara. Kartu ini diberikan ketika penumpang baru turun dari pesawat. Berdasarkan catatan Seksi Karantina Kesehatan Bandara Ngurah Rai, sejak 20 Maret hingga Kamis pekan ini sudah 14.234 kartu kewaspadaan dini yang disebar.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Kliping, Pekerjaan

Bea Visa Perburuk Citra

Rencana pengenaan bea visa kunjungan bagi warga asing di Indonesia bisa memperburuk pariwisata Indonesia setelah bom Bali, Perang Iraq, dan SARS.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Indonesia I Gede Ardika risau. Menjelang pelaksanaan Konferensi Pasific Asia Travel Association (PATA) ke-52 di Bali pada 13-17 April beredar berbagai spekulasi. Diantaranya bahwa delegasi peserta Konferensi PATA akan dikenakan bea visa kunjungan sebesar US$ 50. Selain itu, peserta konferensi PATA juga harus menunjukkan kartu keterangan sehat dari negaranya. Yang terakhir ini untuk mengantisipasi penyebaran sindrom pernafasan sagat akut (SARS) di Bali.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Kliping