Air Kencing Bikin Masalah

Sesuai amanat dukun, Senin pekan ini Jurhan melaksanakan niatnya. Setelah istirahat makan siang, sambil bekerja matanya selalu melihat ke arah meja tempat minum majikannya, I Gede Made Anom Putra. Dilihatnya istri sanga majikan meletakkan segelas air putih di meja dekat tungku pembakaran genteng tersebut. Setelah istri majikan pergi, Jurhan meninggalkan pekerjaannya sebentar.

Teman-temannya tidak ada yang cuirga. Buruh di perusahaan genteng di Banjar Tegal Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan itu mengambil sesuatu dari kotak tidak jauh dari meja tempat minum tersebut. Yang diambil itu berwarna kecoklatan, dapat terlihat dari bungkusan plastik beningnya. Setelah itu, tanpa ada yang melihat, buruh asal Lombok tersebut mengganti air minum majikannya tadi dengan air coklat yang dibungkus plastik tersebut. Jurhan kembali bekerja seolah-olah tidak ada apa-apa.

Dua jam kemudian, majikannya istirahat. Dia mau minum. Namun dahinya mengekrut ketika melihat air minum di gelasnya berwarna lain dari biasanya. “Kok kecoklatan seperti teh,” gumamnya. I Gede Made Anom Putra pun memperhatikan lebih seksama air di gelasnya itu. Baunya pesing. Dia mulai curiga.

Dipanggilnya sang istri Ni Wayan Suartini. Ditanyakannya air apa yang ada di gelas tersebut. Istrinya bingung. Tadi dia menyajikan air mineral, kok sekarang jadi coklat dan pesing. Keduanya lalu berkesimpulan, “Ini air kencing.”

Karena tidak ada orang lain selain enam buruh di tempat usahanya, satu per satu buruh itu ditanya. Begitu giliran yang ditanya, Jurhan gelagapan. Jawabannya ragu-ragu. Dia diancam akan dipecat kalau tidak mengatakan yang sebenarnya. Akhirnya, Jurhan pun mengakui bahwa air yang digelas tersebut adalah air kencingnya.

Ketika ditanya, Jurhan mengaku bahwa dia melakukan hal tersebut agar disayang oleh majikan. Sebab selama enam bulan bekerja, dia mengaku tidak diperhatikan. Kalau sudah disayang dia ingin mendapatkan gaji yang lebih banyak daripada saat ini yang cuma Rp 300.000 per bulan.

Adapun ide untuk mengganti air minum dengan air kencing itu, kata Jurhan, didapatnya dari sang dukun. Kepada Jurhan dukun tersebut menyarankan untuk melakukan usaha agar air kencingnya bisa dimimun majikan. Bukan semabarang air kencing. Sebab air kencing itu telah diisi jampi-jampi oleh sang dukun.

Bukannya disayang oleh majikannya, Jurhan malah kemudian dibawa ke kantor Polsek Kediri, Tabanan. Maka, Senin sore itu juga, Jurhan ditahan oleh polisi. “Dia dikenai tuduhan melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan,” kata Kapolsek Kediri Ajun Komisaris Polisi I Ketut Wartana. Ya, tentu saja. Siapa yang senang kalau disuruh minum air kencing?

Leave a comment

Filed under Bali, Kliping, Pekerjaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s