Cerita Berburu Sepupu

Agak mendadak bagiku. Rabu pekan lalu Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerbitan Yogyakarta (LP3Y) menelpon kalo aku harus presentasi di Yogya. Ceritanya mereka lagi ngadain program pendanaan liputan investigatif tentang HIV/AIDS. Sekira sebulan lalu aku kirim proposal. Dan lolos sebagai calon peserta.

Syarat berikutnya: presentasi di diskusi bersama di Yogya Selasa (16/5). Ga ada pilihan lain. Aku harus ke Yogya.

Ngobrol ma bini, kami sepakat berangkat bareng. Udah lama pengen jalan bareng ke Yogya sejak belum nikah. Tapi selalu ga bisa. Jadi mumpung ada urusan ke Yogya, sekalian aja sambil bulan madu meski tertunda. :))

Sambil bulan madu, ga ada salahnya berburu. Sebab ada sepupu kuliah di Yogya yg bermasalah. Sepupu ini dari pihak istri. Kuliahnya belum kelar, udah punya dua anak. Umur tiga tahunan di bawahku. Itu sebenarnya ga soal. Masalahnya dia juga blm kerja. Jarang telpon ortu. Sekali dua kali telpon cuma minta dikirim duit. Alamat ga jelas. Bini+anaknya di Jakarta. Dia di Yogya..

Lalu Sabtu ini kami udah di Yogya. Berburu sepupu jadi pekerjaan pertama. Abis istirahat skt dua jam di penginapan di daerah Malioboro, aku ma teman cari sepupu. Barusan cari ke studio tempat dia kerja. Eh, yang jaga studio bilang sepupuku itu ga ada. Katanya lagi ke Bromo..

Well, berburu belum ada hasil. Semoga Senin udah dapet. Atau syukur2 besok..

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s