Menulis Panjang itu Candu!

baru pekan lalu selesai nulis panjang lagi. sebelumnya, soal bakso babi bisa sampe 4000an kata, yang terakhir mala sampe 8000an kata. panjaaaaang banget.

tulisan terakhir soal perjuangan dua perempuan positif HIV dalam penanggulangan HIV/AIDS. satu perempuan tertular karena kebiasaan berbagi jarum saat pakai heroin dengan jarum suntik. dia kini aktif di program pertukaran jarum suntik bagi pecandu heroin. “biar tidak ada lagi orang tertular HIV dari jarum suntik,” katanya. satu lagi tertular HIV dari suami. kini dia aktif kampanye, testimoni, dan mendampingi orang dengan HIV/AIDS. “biar orang lain tidak merasakan apa yang pernah aku alami,” akunya.

ini liputan panjang. perlu pendekatan setahun lebih agar keduanya nyaman berbagi.

nulis panjang ternyata sangat memuaskan. kali ini aku klimaks. seperti halnya onani -ups!- menulis panjang ternyata bikin kecanduan!

2 Comments

Filed under Uncategorized

2 responses to “Menulis Panjang itu Candu!

  1. nie

    lha?! itu tok???

  2. Anonymous

    I find some information here.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s