Apa Salahnya Pasang Bendera?

Beberapa teman bertanya dengan nada nyindir setelah melihat bendera merah putih di stang motorku. “Kamu nasionalis banget, sih?”

Kali ini cerita tentang bendera. Tiap Agustus tiba banyak banget penjual bendera di pinggir2 jalan. Di Denpasar daerah favorit mungkin di Renon. Sepanjang lingkar jalan itu penuh dengan penjual bendera merah putih. Tak hanya bendera tapi juga umbul2, spanduk, dst. Pokoknya yg berbau Agustusan.

Tiap Agustus pula aku ikut pasang bendera di motor. Ya, tiga taun terakhir mungkin aku selalu begitu. Bagi aku sih itu ya untuk menghargai hari kemerdekaan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang bangga sama negerinya sendiri? Hatjing!

Soale, aku juga heran. Agustusan di Bali tuh kayaknya garing banget. Kalau dulu aku di kampung pesisir Lamongan, Jawa Timur sana tiap Agustusan tuh rame banget. Banyak lomba: sepak bola, tenis meja, karambol, cerdas cermat, gerak jalan, hingga dangdutan semalaman. Plus isi tawuran. :))

Balok soal bendera. Bagi aku itu sih penghargaan pada pendahulu yg udah susah payah ngangkat senjata, dipenjara, maupun yg “cuma” bantu di dapur umum. Negeri ini merdeka dengan susah payah. Lalu apa salahnya menghargai itu semua, meski ya cuma bisa dengan cara beli bendera. Lalu memasangnya..

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s