Monthly Archives: March 2007

Bikin Komunitas Blogger Denpasar

Sebenarnya udah lama pertanyaan -atau kegelisahan- ini muncul. Kenapa ya aku kok gak pernah denger ada Komunitas Blogger di Bali, atau setidaknya di Denpasar? Aku cari berkali-kali di blogger atau google juga ga ketemu. Asumsiku: memang belum ada komunitas blogger di Denpasar.

Padahal komunitas blogger di kota lain begitu hidup. Bandung dengan Bandung Blog Village, Jogja dengan Angkringan, Semarang dengan Loenpia, dan seterusnya. Mereka bisa saling mendukung. Dan yang paling penting adalah bisa menyebarluaskan gagasan ttg blog ke orang lain. Bagiku sih itu bagian dari demokratisasi melalui internet. Continue reading

13 Comments

Filed under Bali, Blogging, Pikiran

Garingnya Perayaan Ultah Akademika

Ketika berangkat dari rumah, aku terlalu banyak berharap. Aku bayangin akan banyak teman alumni Akademika yang dateng malam itu. Akademika, pers mahasiswa tempat aku belajar jurnalisme pertama kali sekaligus tempat yang mengubahku, merayakan ulang taun ke-24 Sabtu malam kemarin. Sebagai alumni yg baik dan benar –he.he- aku niat banget datang ke aka, gitu sebutan kami untuk Akademika, malam itu.

Padahal sebenarnya ada tiga alasan untuk tidak hadir. Pertama aku tiba-tiba sakit. Badan agak demam. Hidung ngocor. Mungkin karena Jumat kemarin kehujanan terus malemnya nglembur ngetik laporan riset media sampai pukul setengah dua pagi. Udah gitu baru bisa tidur sekitar pukul tiga dan bangun pukul tujuh. Jadi ya klop: kehujanan, nglembur, kurang tidur. Seperti biasa, badan langsung drop. Continue reading

Leave a comment

Filed under Daily Life, Pikiran

Akhirnya Aku Jadi Korban Banjir Juga

Hujan mengguyur deras ketika aku cabut dari akademika kemarin sore. Aku udah menunggu sekitar setengah jam setelah kursus feature itu selesai. Namun hujan tak juga berhenti. Hampir setengah enam ketika aku putuskan cabut saja dari akademika. Aku toh tinggal pakai jas hujan lalu naiki motor sampai rumah.

Menurutku hujan tadi memang kenceng banget. Tapi itu kan juga sering terjadi. Jadi ya aku ga terlalu mikir. Continue reading

2 Comments

Filed under Bali, Daily Life

Ketika Anggota DPR Niru Tukul

“Sekalian aja celana dalamnya dianggarkan negara,” kata istriku sinis pagi ini.

Komentar itu muncul begitu saja ketika kami membaca di koran bahwa anggota DPR minta laptop. Menurut koran pagi itu 550 anggota DPR masing-masing minta diberi laptop. Tiap satu laptop seharga Rp 22 juta. Total habis duit Rp 13,9 miliar. -Aku tidak ngitung sendiri apakah Rp 22 juta x 550 itu memang senilai Rp 13,9 miliar. Soale belum ngitung udah nek duluan. Pengen muntah. :))- Continue reading

2 Comments

Filed under Aneka Rupa, Pikiran

Kehangatan Keluarga di Taman 65

Kue ulang taun di meja kecil itu dikelilingi sekitar 30 orang. Umur mereka beragam. Ada yang masih digendong, ada juga yang berjalan tertatih karena umur yang uzur. Mereka semua bergembira. Ada yang berteriak, “Cium. Cium. Cium..” Lalu semua mengikuti teriakan itu. Dengan malu-malu, ibu yang merayakan ulang tahun ke-50 malam itu mencium pipi suaminya. Semua tergelak. Tertawa.

Sebelum kue dipotong ada yang berbicara. Ada sanjungan. Ada pujian. Ada terima kasih. Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Daily Life, Keluarga, Pikiran

I Nyoman Sadra Meneruskan Kesederhanaan Gandhi

-dimuat 18 Maret 2007 di Media Indonesia-

Sang Pionir,
I Nyoman Sadra Meneruskan Kesederhanaan Gandhi

Berada di Candi Dasa membuat Ashram Gandhi seperti oase. Tempat belajar agama Hindu ini dikepung hotel, bungalow, restoran, dan bar. Ashram Gandhi mengajarkan kesederhanaan ketika tempat lain menyajikan kesenangan duniawi. Penghuni Ashram Gandhi memilih beryoga, berpuja, dan berdoa ketika turis asing menikmati pantai atau sekadar bersantai di ketenangan kawasan wisata ternama di Bali timur tersebut.

Jumat tengah hari lalu misalnya empat orang duduk di balai tempat yoga di ashram yang masuk wilayah Kecamatan Manggis, Karangasem itu. Mereka menggumamkan puja dan doa dalam bahasa Sansekerta. Selesai berdoa, makan siang disajikan di balai yang sama. Menunya vegetarian. Inilah kesederhanaan yang dilakukan Ashram Gandhi Candi Dasa. Ini pula yang diteruskan pengasuh Ashram Candi Dasa saat ini I Nyoman Sadra. Continue reading

1 Comment

Filed under Bali

Selamat Hari Raya Nyepi 1929

untuk semua yang merayakan,

Sunyi Ini Semoga Memberi Inspirasi

untuk Terus Peduli, untuk Terus Berbagi

Selamat Melaksanakan Catur Brata Penyepian.

Damai Selalu..

-bani + lode + anton-

Leave a comment

Filed under Aneka Rupa, Bali

Musibah Garuda itu Jadi Liputan Eksklusif Wayan

Wayan Sukarda menggelar pesta syukuran di rumahnya di Perum Nuansa Udayana Jimbaran Senin (12/3) lalu. Wayan salah satu korban kecelakaan Garuda di Yogyakarta Rabu pekan lalu. Tak hanya selamat, kontributor stasiun TV swasta Lativi dan sejumlah media TV Australia itu pun membuat liputan eksklusif kecelakaan yang menewaskan 22 orang, termasuk empat warga negara Australia tersebut.Syukuran itu sederhana. Undangan, hampir seluruhnya wartawan teman Wayan sehari-hari liputan, duduk di kursi plastik di garasi. Makanan disajikan di teras rumah. Ada ikan bakar, ayam goreng, ayam betutu, dan tentu saja babi guling. Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Daily Life, Jurnalisme, Keluarga, Pekerjaan

Perjalanan Menantang Kematian Ketika Pulang

Perjalanan pulang dari Denpasar ke Lamongan ibarat perjalanan menantang kematian. Begitu pula ketika kembali ke Bali.

Kecemasan pertama berawal ketika bis Bali Buana Artha yang kami tumpangi baru meninggalkan terminal Ubung Denpasar Rabu pekan lalu sekitar pukul 19.30 wita. Bukan bisnya itu sendiri. Tapi ulah salah satu penumpang di kursi kanan luar sekitar tiga kursi di belakangku. Continue reading

1 Comment

Filed under Daily Life, Keluarga