Oleh-oleh Perjalanan Mendadak ke Karangasem

Pertama-tama, Selamat Hari Lingkungan Sedunia. Banyak agenda menarik sebenarnya hari ini. Iwan, teman di WWF, mengajak ke Taman Nasional Bali Barat untuk kegiatan underwater clean up di sekitar Pulau Menjangan. Menariknya lagi ada pecaruan dan pekelem, ritual pembersihan lingkungan. Sepertinya menarik kalau ikut ke sana. Lama juga aku tidak ke sana. Menikmati terumbu Pulau Menjangan dan –hmmmm- ayam betutu Gilimanuk. Agenda lain, Aik Walhi tadi juga SMS ngasih tahu ada aksi damai di Lapangan Renon. Sepertinya asik juga.

But, semua undangan harus diabaikan. Ini Selasa, hari untuk kerja di VECO. Biasalah Senin, Selasa, Rabu full day dari pukul 8 sampai 5 sore aku harus jadi anak manis yang duduk di belakang meja.he.he. Kalau tidak ada agenda penting banget, aku harus masuk kantor.

Lalu, ternyata pagi ini ada ajakan mendadak ke Karangasem. Ada pelatihan sistem pertanian organik Bali Organic Association (BOA) di Desa Pid-pid, Kecamatan Abang, Karangasem. Sebelumnya sih udah dikasih tau Pak Imam. Tapi karena waktu itu aku hanya mendengar sekilas, jadinya lupa kalau itu hari ini. Makanya pas dikasih tahu pagi tadi tetap saja aku kaget. But, whaaaa, aku seneng banget. Akhirnya keluar kantor lagi. Ada waktu untuk meninggalkan meja kerja. :))

Kegiatan di sana tidak bagus-bagus amat. Hanya penyuluhan lalu ada pelatihan. Ditulis di SALAM juga tidak mungkin. “Lha wong cuma seremonial gitu kan tidak mungkin dimuat. Kita kan tidak punya rubrik untuk kegiatan semacam itu,“ kata Tia si pemred yang juga ikut ke sana.

Masih untunglah ada berita tentang hama gayas di desa itu. Jadi ada sesuatu yang baru.

Cuma dari situ aku kemudian mikir, “Sayang juga ya udah jauh-jauh ke Karangasem tapi tidak nulis apa pun.” Maka, sepertinya SALAM memang harus mengaktifkan situsnya untuk berita-berita kegiatan. Atau paling tidak membuat blog saja. Jadi tiap kegiatan, apa pun itu, terkait low external input sustainable agriculture (LEISA) atapun pertanian berkelanjutan bisa dipublikasikan. Tiap kegiatan project oficer (PO) juga bisa dilaporkan di blog. Biar orang lain bisa belajar.

Kan sayang kalau hasil kerja keras itu hanya disimpna dalam bentuk laporan yang disimpan di lemari kerja. Kalau hanya mengandalkan majalah juga tidak mungkin.

Maka ini yang harus ditindaklanjuti. Tapi, ah, soal ini nanti lah dipikirkan lebih lanjut. Anggap saja ini oleh-oleh dari perjalanan mendadak ke Karangasem. Oleh-oleh kan harus dibagi dengan orang lain, tidak bagus kalau dimakan sendiri. :)) [+++]

Leave a comment

Filed under Bali, Pekerjaan, Pikiran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s