Repotnya Pergi ke Semarang

Minggu malem, sekitar pukul 8, pas aku lagi santai dengan anak istri ada SMS masuk ke ponselku. “Mas, sudah terima undangan LeSPI belum?” Kurang lebih begitu isi SMS dari nomor Mas Wisnu, LeSPI Semarang. Aku jawab belum cek imel sejak Jumat sore. Kata Mas Wisnu, LeSPI ngundang Sloka Institute ikut focus group discussion (FGD) soal media watch di Semarang Selasa ini. Undangannya mendadak banget.

Parthership yang ngadain diskusi itu. Undangan ke LeSPI baru dikirim Kamis. Jadi, menurut Mas Wisnu, undangan itu baru bisa dikirim Jumat sore. Aduh, kok suka banget sih Partnership ini ngadain kegiatan mepet-mepet. :((

Malam itu juga aku ke warnet cek imel. Ternyata, eng ing eng, memang bener ada undangan buatku atas nama Sloka Institute untuk ikut FGD tentang media watch. Ini tema menarik banget. Sloka Institute pengennya memang bisa jadi media watch juga di Bali. Sayang, karena masih dalam set up program, jadinya belum bisa dilakukan. Tapi media watch memang masuk rencana program Sloka Institute.

Setelah cek imel dan membaca semua bahan yang dikirim, yap, aku memang harus ikut kegiatan ini. Pasti jadi amunisi untuk segera bikin media watch di Bali.

Masalahnya, FGD diadakan Selasa besok di Semarang. Jadinya ya mendadak banget. Udah gitu, setauku, pesawat langsung dari Denpasar ke Semarang memang tidak ada. Setelah Lode cek ke Anta Tour pagi tadi, ternyata memang tidak ada. Alternatifnya lewat Jogja lalu naik bis ke Semarang. Dari Jogja ke Semarang sekitar empat jam. Capek deh.

Ya, mending pakai pilihan kedua: ke Semarang lewat Jakarta. Dari Bali ke Jakarta lalu dari Jakarta ke Semarang. Aneh juga sih. he.he. Tapi ya lebih cepet dan tidak terlalu capek. Ongkosnya? Pasti lebih mahal. Tapi mau apa lagi.

Pertimbangan lain pilih ke Jakarta dulu adalah soal waktu. Senin pagi aku masih masuk kantor VECO, sekalian minta izin. Siang baru bisa berangkat.

Maka, inilah aku sekarang. Duduk manis di ruang tunggu A3 Soekarno Hatta. Menunggu Lion Air JT 510 ke Semarang. [+++]

2 Comments

Filed under Aneka Rupa, Pekerjaan

2 responses to “Repotnya Pergi ke Semarang

  1. hai para eks lespi , aku anak baru (2006) dilespi.lama ga berkunjung ni..mungkin make cara ini bisa di sampaikan salam kangen saya buat para “peneliti, penelaah, pengambil intisari berita” era 2006.dan buat admin situs rumah tulisan, salam sejahtera …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s