Monthly Archives: July 2007

Abuan village implementing fair trade system

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar

Ni Nengah Rasa was desperate, to the point she was prepared to sell the property she had just inherited from her late husband to pay the Rp 5 million bill for his cremation.

Men Nengah, as she is known to neighbors in their small village near the Kintamani resort in Bangli, was given six months to pay the debt.

But no matter how hard Men Nengah, 51, worked on her little plot of land, she was never able to save enough money.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Kliping, Pekerjaan

Satu Langkah, Satu Kemajuan

Setelah hanya rencana dan rencana, akhirnya sesuatu sudah dilakukan. -cailah, gawat sajan nok-. Hari ini ketemuan dengan beberapa blogger Bali sudah dilakukan. Ini masih rintisan, makanya hanya beberapa orang yang diundang. Idenya sih ya karena memang makin banyak blogger di Bali dan belum ada komunitasnya. Juga karena usul dari beberapa blogger.

Blogger yang datang sore tadi Kang Ayip (ayipbali.com), Prima (anima.dudut.com), Dewi (secret-silence.blogspot.com), dan Ollan. Nama terakhir belum punya blog meski rajin nulis untuk http://www.balebengong.net/. Bli Made Cock (blogdokter.net) yang ketika awal dikontak bilang bisa dateng, ternyata tidak datang juga hingga diskusi kecil itu usai. Petangnya, ketika aku sudah sampai rumah, dia baru SMS dengan nada yang begitu menyesal karena tidak bisa hadir. HP-nya ketinggalan di rumah dan dia lupa kalau ada janji ketemuan. Sing ken-ken, Bli.. Continue reading

1 Comment

Filed under Blogging, Uncategorized

Anda Bertanya, Balebengong Menjawab

Apa itu http://www.balebengong.net?
Balebengong adalah portal yang dibangun untuk sebagai tempat berbagi informasi apa saja tentang Denpasar maupun Bali pada umumnya. Portal ini dikelola secara partisipatif oleh siapapun yang peduli dan ingin berbagi informasi tersebut. Balebengong sekaligus merupakan bagian dari upaya mewujudkan jurnalisme warga di Denpasar maupun Bali.

Apa itu jurnalisme warga?
Jurnalisme warga (citizen journalism) adalah jurnalisme yang dikelola oleh warga, dari warga, dan untuk siapa saja. Sebagai aliran baru dalam jurnalisme, yang berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi informasi, jurnalisme warga merupakan alternatif dari media umum yang sudah ada seperti koran, radio, dan televisi.

Dalam jurnalisme warga, warga tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi itu sendiri mulai membuat, mengawasi, mengoreksi, menanggapi, atau sekadar memilih informasi yang ingin dibaca. Karena itu, sekali lagi, jurnalisme warga tidak hanya memberi tempat tapi juga menyarankan dan mendorong pembaca untuk terlibat di dalamnya. Continue reading

Leave a comment

Filed under Blogging, Jurnalisme

Jurnalisme Warga adalah Jawabannya

Siang ini kami berdiskusi di kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali di Jl Melati Denpasar. Ada sekitar –aduh, kok lupa ngitung ya?- 15 orang yang datang. Kecuali dua project officer (PO) KPA Bali, semuanya alumni Klinik Jurnalistik, pelatihan jurnalistik bagi aktivis penanggulangan AIDS di Bali.

KJ sudah diadakan dua kali pada Agustus tahun lalu dan April tahun ini. Tujuannya melatih kemampuan dasar jurnalistik bagi mereka agar lebih mudah menyampaikan isu-isu HIV/AIDS lewat media. Aku sendiri bantu mendesain pelatihan sekaligus fasilitator. Ketika pelatihan sih pada semangat. Meski ngerjain tugas sampai dini hari, mereka masih juga semangat. Continue reading

Leave a comment

Filed under Blogging, Jurnalisme, Pekerjaan, Pikiran

Bayar Murah, Pelayanan Tak Ramah

Setelah terus ngeles dari istri, akhirnya malam ini aku ke dokter. Dengan bersweater untuk menutup dingin udara malam itu –alah, ini kayak bikin puisi- aku ke rumah sakit tak jauh dari rumah, dan pasti murah meriah: Bhakti Rahayu.

Batukku makin menjadi. Sudah tiga mingguan ini batuk tak sembuh-sembuh. Padahal sudah minum obat. Pernah sih berhenti sebentar. Tapi Kamis pekan lalu mendadak kumat. Malah badanku panas. Kepala juga pusing banget. Continue reading

Leave a comment

Filed under Aneka Rupa, Bali, Keluarga

Menikmati Free Hotspot

Akhirnya, dapat juga aku free hotpsot di Denpasar. Setelah hanya denger-denger dari teman, sore ini bisa juga menikmatinya.

Free hotspot ini ada di Tiara Gatsu. Ketika berangkat sih terasa agak jauh dari rumah. But sebenarnya tidak juga. Rumahku di daerah Lumintang, Tiara Gatsu di ujung Jl Gatot Subroto Barat. Ya, kurang lebih 10 menitlah ke sini.

Begitu sampai Food Court, buka laptop, nyalain wireless, cari jaringan, dan JRENG! Dapatlah kita berselancar gratis. Kalau muka badak, silakan duduk saja di kursi meja food court tanpa beli apapun. Tidak bakal ada yang datang lalu mengusir kita. Kalau agak malu dikit, ya beli teh anget atau kopi secangkir cukuplah.

Sayangnya sih aku belum bisa menikmati sepuasnya. Soale, istriku yang sudah duluan kapling dari rumah. J Aku ya kebagian momong Bani. Daripada cerai gara-gara rebutan online kan? :)
Jadi ya tunda saja ngenet sepuasnya di sini. Kapan-kapan saja balas dendam sepuasnya. [+++]

1 Comment

Filed under Blogging, Daily Life

Bali farmer discovers benefits of going organic

– July 20, 2007

Anton Muhajir, Contributor, Tabanan

When I Gede Hanjaya’ wife Franziska Rapp was suddenly diagnosed with breast cancer, her doctor suggested she undergo surgery and avoid foods with chemical additives.

Hanjaya, a successful garment manufacturer, changed his life to do so. Leaving his business, he developed an organic farming site in his hometown of Tabanan regency, around 70 kilometers west of Denpasar.

“I wanted to produce healthy food for my family,” he said.

For the last 10 years, Hanjaya and his family have consumed fresh, chemical- and pesticide-free produce, with good results.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Kliping