Marjuni, Membius Orang Tiap Hari

Pak Marjuni datang ke ruangan kami pagi ini. Dia memperkenalkan diri, “Saya bekerja di bagian anestesi di rumah sakit.” Tugas utama pekerjaan ini adalah membius orang untuk dioperasi. Pak Marjuni, bapak dua anak itu, sudah menjalaninya sejak 1986.

Aku sendiri belum pernah mendengar pekerjaan ini sebelumnya. Aku pikir tiap pembiusan pada saat menjelang operasi itu hanya dilakukan dokter. Ternyata salah..

Saat ini Pak Marjuni, umurnya sekitar 56 tahun. Ini sih perkiraan. Soale dia bilang empat taun lagi akan pensiun. Dan, rencana pensiun itu yang membuatnya datang ke ruangan kami. Dia bercerita kalau selama ini rajin baca SALAM, majalah tentang pertanian berkelanjutan yang kami buat. Aku sendiri sih baru kerja di sini empat bulan. Jadi ya bukan hasil kerjaku tapi kerja teman2 lain. Pak Marjuni akan kembali ke daerah asalnya, Banyuwangi selatan. Dia mau bertani setelah ini.

Bukan cerita ini yang menarik bagiku. Tapi tentang bagaimana Pak Marjuni tiap hari harus membius orang. Pekerjaan ini membuat Pak Marjuni harus melihat darah dan bagian dalam tubuh manusia tiap hari. “Makanya saya kelihatan aneh,” katanya soal pekerjaan ini.

Untuk menyuntik tubuh manusia pun ada beberapa pilihan. Ada yang dalam waktu semenit langsung pingsan, ada yang sampai 12 jam tidak bangun-bangun, dst. Lokasi suntiknya bisa di bagian tubuh mana saja. Bahan yang digunakan semacam narkoba tapi jauh lebih cespleng.

Penampilan Pak Marjuni biasa saja. Hanya satu gigi bagian atas yang menonjol ke depan itu yang membuatnya berbeda. Maaf, ini bukan utk menghina, hanya utk memberitahu tentang kesanku pada dia.

Pak Marjuni kini bekerja di empat rumah sakit. Dia menyebut beberapa dan aku lupa namanya. Lokasinya saja yg aku ingat: di Jl Pulau Seram Sanglah, di Jl WR Supratman Tohpati, dan dua lainnya aku lupa. “Pekerjaan ini tidak kenal waktu. Saya biasa saja pulang jam 12 malam,” katanya.

Pagi ini Pak Marjuni datang ke ruangan kami. Dan aku jadi tahu tentang sebuah pekerjaan baru: tukang bius orang..

Leave a comment

Filed under Aneka Rupa, Daily Life, Pekerjaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s