Kenapa Aku Tak Bisa Mengambil Punyaku?

Beberapa hari ini aku kepikiran untuk ngumpulin tulisanku yang pernah terbit dalam basa Inggris. Meski tidak banyak, adalah beberapa tulisan di The Jakarta Post. Biar gampang, aku pun search di Google pake namaku. TJP kan punya online jg. Jadi biar gampang ya cari saja di sana. Ada beberapa tulisan yang muncul.

Ada beberapa situs yang muncul. Lalu aku klik yang nyambung. Situs itu terbuka dengan tulisanku di sana. Aku klik. Lho, kok aku harus masukin username dan password. Kan aneh. Aku saja tidak pernah nyuruh orang untuk masukin username segala macem untuk baca tulisan2ku. Kok ini malah orang lain nyuruh aku untuk masukin username ketika aku mau baca tulisanku sendiri.

Ini memang konsekuensi revolusi teknologi informasi: tidak ada lagi batas ruang. Milik kita, bisa saja ada di tangan orang lain yang kita tidak pernah kenal sebelumnya. That’ fine. Tapi jangan dong kemudian orang lain itu memakainya sehingga kita sendiri pun tak bisa memakainya. Dasar!

Leave a comment

Filed under Aneka Rupa, Blogging, Daily Life, Jurnalisme, Pikiran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s