Monthly Archives: January 2008

Ubud organic market needs more space

Features – January 31, 2008

Anton Muhajir, Contributor, Denpasar

The front yard of Pizza Bagus in Pengosekan, Ubud, was bustling with activity one recent morning.

Vendors had transformed the cramped yard into Ubud’s first organic market. Buyers carefully scoured piles of various organic food products, from fruits and vegetables to bread, honey, and ice cream.

Dutch national Edith van Walsum, a mother of two children, said shopping the organic market was quite exciting.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Bali, Kliping, Perjalanan

Farmers benefit by going organic

Features – January 31, 2008

Smiling and talking casually despite the strong aroma of cow urine coming from the bucket in front of him, Ketut Wiantara looked very happy as though he was rich with treasures.

The urine was his real treasure though, for later it would be mixed with water to create organic fertilizer and pesticides.

Farmers in Pancasari village, Sukasada district in Buleleng regency, around 60 kilometers north of Denpasar, used to use chemical fertilizers and pesticides for farming, which inevitably caused them losses.

Continue reading

2 Comments

Filed under Pekerjaan

Membelah Pulau Seribu Bukit

Meski melelahkan, perjalanan membelah Flores sebenarnya bisa jadi kegiatan wisata yang menarik. Pantai, bukit, dan gunung terhampar sepanjang pulau yang layak disebut Pulau Seribu Bukit ini.

Aku berniat menulis perjalanan lima hari di sana secara tematis, bukan kronologis. Tapi itu kan ide. Lain lagi praktiknya. Hehe.. Tiba-tiba hari aku ingin nulis mengalir saja. Seperti biasa, tidak usah pusing soal tetek bengek aturan nulis. Tulis saja apa yang ada di kepala.

Maka aku mau nulis panjang meski nanti bisa juga dibagi jadi beberapa bagian. Dan, kali ini aku mau memulainya dari tempat pertama yang aku datangi, Labuan Bajo.

Continue reading

3 Comments

Filed under Daily Life, Pekerjaan, Perjalanan

Lima Hari yang Meremukkan Tulang

Perjalanan ke Flores pekan lalu benar-benar untuk sebuah pekerjaan yang melelahkan. Aku melakukannya bersama Jelle, teman dari kantor pusat tempatku kerja part time. Lembaga di bidang pertanian berkelanjutan ini berkantor pusat di Belgia dan memiliki kantor setidaknya di 15 negara, termasuk di Indonesia. Kami ke Flores untuk meliput program lembaga ini di beberapa tempat di Flores.

Tentu saja melelahkan. Kami harus mengunjungi lebih dari lima kabupaten selama lima hari di Flores. Dan kondisi di sana benar-benar berbeda. Tidak seperti di Bali dan Jawa yang jalan di kampung pun sebagian besar sudah mulus dan datar. Di Flores, jalan naik turun bukit berkelok-kelok. Sudah naik turun, kondisi jalannya pun rusak parah.

Continue reading

10 Comments

Filed under Pekerjaan, Perjalanan

Update Rencana Launching BBC

Minggu sore kemarin, panitia launching BBC kumpul di Art Café Jl Hayam Wuruk 159 Tanjung Bungkak Denpasar. Semeton belogger yang hadir diurut dari yang paling tua: Mas Yos, Anton, Novan, Ivan, Lode, Yanuar, Arie, dan Eka. Ada juga Isoul yang kebetulan ketemu di jalan lalu ngobrol sebentar di sana. Pas obrolan soal launching mau dimulai, kartunis yang tampangnya memang lucu ini malah cabut.

Kami ngobrol dari sekitar pukul 5 sampe 6.30an ditemani teh hangat, jeruk hangat, jus alpukat, dan pisang goreng kelapa andalan cafe yang biasa dipakai tempat ngobrol soal seni rupa ini. Dan, menurutku, oborlan kemarin bener-bener menyenangkan. Sangat hangat meski mendung gara-gara Soeharto sudah mati padahal belum diadili.

Continue reading

16 Comments

Filed under Aneka Rupa, Blogging

Sebagai Apa Kita Mengenang Soeharto?

Pas zaman Soeharto wong cilik ora ono sing meketek,” kata emakku begitu saja pas nonton TV soal matinya Soeharto tadi siang. Kami duduk di kasur melototi TV yang berlomba memberitakan matinya Soeharto sekitar pukul 13.10 WIB tadi. Suara mak hanya suara orang awam tentang tidak adanya orang kecil yang susah pada saat Soeharto berkuasa.

Ketika berkuasa, Soeharto memang mampu mewujudkan sesuatu yang hilang pada masa Soekarno sekaligus hilang menjelang dia selesai berkuasa, kejayaan ekonomi. Pembangunan meski tidak merata, swasembada pangan, pengendalian laju penduduk, dan seterusnya merupakan keberhasilan Soeharto ketika memimpin. Dan, bagi orang-orang seperti mak, itu mungkin lebih penting dibanding urusan lain-lain yang hanya dimengerti sebagian orang.

Continue reading

20 Comments

Filed under Pikiran

Tidak Perlu Tetek Bengek Blogging

Daripada malas tidak jelas, aku nulis sesuatu yang beda saja. Kali otakku perlu peralihan sebentar dari soal perjalanan ke Flores dan Jawa seminggu penuh kemarin. Maka, kali ini aku nulis soal standar ngeblog saja. Ini juga pikiran sudah lama. Tapi karena si tukang malas ini tidak nemu mood untuk nulis, jadi ya tertunda terus.

Mood untuk nulis soal standar ngeblog itu tiba-tiba muncul pas aku blogwalking ke beberapa semeton belogger. Membaca blog orang lain selalu memunculkan ide atau sesuatu untuk ditulis. Blowalking memang salah satu cara untuk mencari inspirasi. Jadi kalau ada orang bingung mesti menulis soal apa, tentu saja aneh bagiku. Kan bisa saja dia nulis soal kebingungan dia. Tidak ada informasi bisa jadi informasi itu sendiri. *Nah kan nglantur maneh?*

Continue reading

14 Comments

Filed under Blogging, Jurnalisme, Pikiran