Tag Archives: Kesehatan

Biar Miskin Asal Sehat

Melalui Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, warga Kabupaten Jembrana bebas biaya ketika berobat.

Ide awalnya karena tidak ingin daerahnya semakin tertinggal dari daerah lain di Bali. Sebut saja dari sisi pendapatan. PAD Jembrana tak sampai Rp 6 milyar per tahun. Bandingkan dengan PAD Kabupaten Badung yang mencapai sekitar Rp 300 milyar. “Saya ingin meningkatkan kualitas hidup warga Jembrana,” kata bupati Jembrana I Gde Winasa. Paremeter kualitas hidup itu, tambah bupati yang juga profesor tersebut, adalah peningkatan kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, dan daya beli.

Dan, bagi Winasa, program itu tidak sebatas angan-angan. Di bidang kesehatan misalnya, bupati yang juga dokter gigi itu membuat program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM). Program ini dilakukan sejak April 2003 lalu. Intinya berupa memberikan jaminan dan menyalurkan subsidi ksehatan kepada masyarakat. Sebagai badan pelaksana dibentuklah Jaminan Kesehatan Jembrana (JKJ) yang berada di bawah Dinas Kesehatan kabupaten paling dekat dengan Jawa tersebut.

Continue reading

Advertisements

1 Comment

Filed under Kliping, Pekerjaan

Habis Terapi Hilang Gynechomasti

Setelah berusia dua minggu, bayi gynechomasti di Bali kembali normal.

Ketika baru lahir awal November lalu, tidak ada yang berbeda pada kondisi fisik putri pasangan Dewa Ketut Oka Wijaya dan Ni Wayan Sulasih. Bayi yang hingga kini baru dipanggil Desak Made (panggilan pada anak kedua di Bali) itu lahir dengan berat 4 kg dan panjang 50 cm. Kulitnya putih, rambutnya hitam lebat, tangisannya juga biasa saja.

Dua hari kemudian pasangan muda itu melihat ada yang lain pada Desak Made. Buah dadanya terlihat membesar tidak seperti bayi lain. Buah dada itu kalau dipencet terlihat memerah dan mengeluarkan air susu. Namun, hal yang membuat pasutri warga Banjar Cemenggon, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung sekitar 30 km utara Denpasar itu tambah khawatir adalah kulit wajah anaknya yang menguning. Padahal anak pertama mereka juga meninggal setahun lalu karena penyakit kuning tersebut.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Kliping

Jarum Suntik Tersandung Masalah Klasik

Penularan HIV/AIDS karena jarum suntik lebih tinggi dibanding karena hubungan seks. Penanganannya membentur masalah klasik, dana.

Ketika mengangkat secangkir kopi, tangan kanan laki-laki itu gemetar. Terlihat tidak kuat. Tangan kirinya lalu menopang bagian bawah cangkir keramik putih itu. Matanya menatap kosong. Wajah ovalnya kurus sehingga tulang iganya terlihat menonjol. Beberapa bercak putih panu pun ada di wajah laki-laki berumur 22 tahun itu. Sinar matanya tidak bersemangat.

Dia memberikan nama samaran Suharta untuk ditulis. “Saya tidak mau keluarga saya tahu kalau saya juga mengidap HIV/AIDS,” pintanya. Siang itu di sebuah kafe, dia mengenakan celana jeans dan baju hitam dengan kancing bagian atas terbuka memperlihatkan singlet putihnya. Sekitar dua jam, Suharta menceritakan pengalamannya sehingga mengidap HIV/AIDS.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Kliping